Senin, 21 November 2016

Pulau Tikus

Pulau Tikus, Surga Kecil Di Provinsi Bengkulu

Hasil gambar untuk pulau tikus bengkulu
Pulau Tikus merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang cukup populer di Kota Bengkulu. Pulau ini merupakan pulau berukuran kecil (sekitar lebih kurang 2 ha) yang didominasi oleh karang laut. Di pulau ini, Anda akan disajikan dengan keindahan karang dan berbagai macam sumber daya hayati yang sangat mengagumkan.
Meskipun terbilang sangat kecil, di pulau ini Anda dapat melakukan banyak kegiatan yang menyenangkan. Anda dapat bermain pasir yang ada di tepian pantai ataupun berenang di pinggiran pantai. Ombak di pantai ini tergolong cukup aman untuk digunakan bermain dan berenang. Hal ini dikarenakan, sebagian daerah pantai di pulau ini merupakan ceruk pantai yang dikelilingi oleh karang sehingga ombaknya sudah tidak terlalu tinggi.
Bagi Anda yang hobi dengan kegiatan snorkeling, Anda juga dapat menikmati keindahan bawah laut di sekitaran pulau ini. Di pinggiran perairan pulau ini, Anda akan disajikan pemandangan bawah laut yang sangat mempesona.
Selain kegiatan di atas, di salah satu tempat wisata di Bengkulu ini, Anda juga bisa melakukan kegiatan memancing dengan memanfaatkan kapal nelayan. Ada banyak sekali jenis ikan yang hidup di perairan sekitar pulau ini yang diperbolehkan untuk dipancing dan dikonsumsi oleh para wisatawan.
Jika Anda sedang beruntung, di pulau ini, Anda juga bisa menikmati sajian fenomena penyu yang sedang bertelur. Pulau ini memang merupakan salah satu lokasi yang dijadikan sebagai tempat bertelur penyu sisik dan penyu hijau. Meskipun Anda diperbolehkan untuk menikmati fenomena alam ini, Anda tidak diperbolehkan mengganggu penyu yang sedang bertelur ataupun merusak telur penyu tersebut.Hasil gambar untuk pulau tikus bengkulu

Lokasi Pulau Tikus

Pulau Tikus terletak di sebelah barat Kota Bengkulu. Jarak pulau ini dari pusat Kota Bengkulu adalah sekitar 10 km.
Untuk bisa mengunjungi pulau ini, Anda dapat menggunakan banyak fasilitas yang ada di daerah pantai bagian Barat Kota Bengkulu. Anda dapat menggunakan beberapa fasilitas transportasi seperti speed boat ataupun kapal nelayan. Ada dua akses yang dapat digunakan untuk menuju ke Pantai Tikus ini.
Akses yang pertama adalah melalui pinggiran Pantai Pulau Baai. Dari Pulau ini anda dapat menggunakan fasilitas speed boat yang banyak disewakan oleh masyarakat sekitar. Biaya yang dibutuhkan untuk menyewa speed boat dapat mencapai jutaan rupiah tergantung dari ukuran speed boat dan juga lama penyewaan yang Anda lakukan.
Jika Anda ingin transportasi yang lebih ekonomis, Anda dapat memanfaatkan jasa para nelayan. Ada banyak nelayan di sekitar Pantai Tapak Padri yang menyediakan jasa transportasi menunju pulau tikus dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan speed boat.
Waktu yang dibutuhkan untuk bisa berada di tempat wisata ini adalah sekitar 1 jam dari Pantai Tapak Padri (menggunakan kapal nelayan) dan sekitar 45 menit dari Pelabuhan Pulau Baai (menggunakan speed boat).
Di pulau ini, Anda tidak akan menemui akomodasi penginapan sama sekali. Luas pulau yang terlalu kecil dan juga jaraknya yang terbilang cukup jauh dari Kota Bengkulu membuat para penduduk di Bengkulu enggan mendirikan bangunan di pulau ini.
Jika Anda memang membutuhkan akomodasi penginapan, Anda sebaiknya mencarinya di Kota Bengkulu. Ada banyak pilihan penginapan yang tersedia di Kota ini. Dari mulai hotel mewah hingga wisma berharga murah, semuanya tersedia. Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan yang Anda miliki.


Sumber: www.infowisatalengkap.com

Pantai Linau

Hasil gambar untuk pantai linau kaur

Pantai Linau merupakan sebuah pantai indah dengan air bening layaknya kaca. Letaknya terletak di Desa Linau Kecamatan Majen, tepatnya di sisi jalan lintas Kaur menuju Lampung, berjarak 20 kilometer dai pusat kota Bintuhan, ibukota Kabupaten Bengkulu Selatan.
a photo by @risky.utama via Instagram
Pasir pantai berwarna kecoklatan berpadu dengan birunya ombak setinggi kurang lebih tiga meter membuat pantai ini terlihat begitu eksotis. Pantai yang landai dengan air laut yang bening bagaikan kaca ini merupakan tempat yang indah untuk bersantai dan menceburkan diri.

Pantai ini masih alami dan bersih karena tak banyak yang tahu pesona dan keindahannya.

Pantai Linau akan dijadikan dermaga nasional kota Bengkulu. Pantai ini sejak dahulu menjadi salah satu pintu masuk  kapal-kapal Inggris yang ada di Bengkulu.

Fasilitas di tempat ini cukup lengkap, ada beberapa warung makan yang enak dan lezat berjejer di dekat pantai ini.

Selain itu yang paling mengasyikkan adalah Anda dapat memancing di pantai nan indah ini. Beragam ikan laut dapat Anda jadikan oleh-oleh dari pantai Linau.

Oleh-oleh yang menarik adalah gurita hasil tangkapan nelayan yang dikeringkan atau yan masih segar. 

Disore hari keindahan pantai Linau semakin tampak nyata berpadu dengan matahari yang perlahan terbenam.

a photo by @alangsyaputra via Instagram
Tempat ini sangat layak Anda jadikan destinasi wisata yang sangat menarik jika Anda berkunjung ke Bengkulu. 


Sumber: bangmamadi.blogspot.com

Pantai Panjang

Pantai Panjang Kota Bengkulu

Gambar terkaitHasil gambar untuk pantai panjang bengkulu

email


Indonesia memang tidak kalah cantiknya dengan negara-negara lain yang ada di luar negeri, terutama dalam keindahan pantainya. Indonesia yang diapit dua samudera yaitu samudera Hindia dan samudera Pasifik memberikan keindahan tersendiri bagi setiap pantai yang berbatasan dengan daerah-daerah di Indonesia. Salah satu pantai indah itu adalahPantai Panjang Bengkulu. Dari namanya, Anda pasti sudah tahu bahwa pantai ini terletak di provinsi Bengkulu.
Bengkulu merupakan provinsi yang juga memiliki garis pantai yang tegas dengan keindahan pantai nya. Pantai Panjang Bengkulu ini terdapat di kota BengkuluIbukota Provinsi Bengkulu. Dinamakan demikian karena pantai ini memiliki garis pantai yang sangat panjang mencapai 7 km dan lebar pantai (garis pasang dan garis surut) sekitar 500 meter. Hal ini terjadi karena di sekitar pantai tidak terdapat karang sehingga saat air laut pasang membuat hamparannya menjangkau sangat jauh ke dalam pantai.
Hal ini tentu membuat pantai ini lebih indah saat surut karena hamparan pasir putihnya jadi semakin luas. Anda tidak hanya menemukan warna biru dari laut dan putih dari pantai, tapi juga hijau dari pepohonan. Kondisi pantainya yang landai, airnya yang bersih, serta hamparan pasir putihnya yang luas, merupakan daya tarik tersendiri dari obyek wisataPantai Panjang. Dengan kondisi pantai seperti itu, pengunjung dapat mandi sepuasnya sambil menikmati semilir angin pantai yang masih bersih dan sejuk karena pantai ini jauh dari area perindustrian.
Selain itu, banyaknya pohon cemara dan pinus yang tumbuh di sekitar pantai ini juga merupakan keunikan tersendiri yang mungkin tidak dimiliki oleh pantai-pantai lainnya. Sebab, secara umum, pohon yang biasanya tumbuh di daerah pantai adalah pohon kelapa, dan ini tidak dijumpai di Pantai Panjang.  Pohon cemara dan pinus ini menambah kesejukan suasana di sekitar pantai. Pantai Panjang ini juga menjadi satu-satunya pusat objek wisata terapi dengan berjogging di saat pagi atau pun sore hari di lintasannya. Pantai Panjang yang memiliki pasri putihnya yang sangat halus, tidak akan mengotori kaki Anda saat Anda berjalan-jalan.
Selain itu Anda juga bisa menikmati Pantai Panjang ini dengan jogging trek, volly pantai, bahkan jika Anda suka berselancar, pantai ini adalah tempat surfing terbaik karena ombak lautnya yang cukup besar patut untuk Anda taklukkan. Kebanyakan para pelancong yang berkunjung ke pantai ini suka menghabiskan waktu dengan berjemur di bibir pantai dan saat yang paling ditunggu adalah menikmati sunset di sore hari.  Langit jingga memantulkan cahaya ke air yang membuat laut menjadi perak keemasan. Dan matahari yang perlahan tenggelam ke balik laut, sungguh memukau.
Pantai Panjang yang berlokasi di kawasan yang sangat strategis ini membuat tempat ini selalu di ramaikan oleh para wisatawan setiap harinya, dan untuk melengkapi objek wisata ini memberikan beberapa fasilitas publik dan juga akomodasi yang sangat lengkap, di mana jika Anda menempuh perjalanan dari pusat kota Bengkulu Anda hanya memerlukan waktu sekitar 15 dengan jarak 3 kilometer untuk bisa sampai di Pantai Panjang tersebut. Dari KotaBengkulu, pengunjung dapat menggunakan minibus, taksi, atau mobil sewaan untuk sampai di lokasi pantai.
Di sekitar pantai, pengunjung dapat menjumpai sarana akomodasi dan fasilitas yang cukup lengkap, di antaranya adalah area parkir yang luas, hotel, restoran, kolam renang, cottage, minimarket, kios-kios penjual voucher handphone, kios-kios cendramata, dan lain-lain.

Jumat, 18 November 2016

Benteng Marlborough, Bengkulu


Benteng Marlborough adalah sebuah bangunan benteng pertahanan yang terletak di pesisir pantai Tapak Paderi - Kota Bengkulu. Benteng Marlborough ini dibangun oleh kolonial Inggris pada tahun 1914 – 1719 dibawah pimpinan Gubernur Jendral Josef Colin semasa pendudukan mereka di Wilayah Bengkulu. Benteng Marlborough adalah benteng terbesar yang pernah dibangun oleh Bangsa Inggris semasa kolonialismenya di Asia Tenggara. Konstruksi bangunan benteng Benteng Marlborough ini memang sangat kental dengan corak arsitektur Inggris Abad ke-20 yang ‘megah’ dan ‘mapan’. Bentuk keseluruhan komplek bangunan benteng yang menyerupai penampang tubuh ‘kura-kura’ sangat mengesankan kekuatan dan kemegahan. Detail-detail bangunan yang European Taste menanamkan kesan keberadaan bangsa yang besar dan berjaya pada masa itu. Dari berbagai peninggalan Benteng Marlborough yang masih terdapat di dalam bangunan benteng dapat pula diketahui bahwa pada masanya bangunan ini juga berfungsi sebagai pusat berbagai kegiatan termasuk perkantoran, bahkan penjara. Berbagai catatan sejarah pernah terjadi di Benteng Marlborough ini, diantaranya tentang berbagai kejadian dalam kehidupan bangsa Inggris di Bengkulu saat itu, beberapa pesta perkawinan diantara mereka, berbagai kisah perniagaan rempah-rempah, peperangan-peperangan yang terjadi, hingga kisah gugurnya Hamilton, gugurnya Thomas Parr dan penundukan / penguasaan benteng ini selama lebih kurang enam bulan oleh perlawanan Tobo Bengkulu dengan Rajo Lelo-nya. Dalam usia yang sudah mencapai tiga abad, nilai Benteng Marlborough ini tentu lebih dari sekedar bangunan bersejarah yang berada di Bumi Bengkulu ini. Tetapi Benteng Marlborough juga merupakan ‘prasasti’ yang mengisahkan tentang jalinan interaksi dua bangsa yang berbeda, yaitu bangsa Inggris dan bangsa Melayu Bengkulu’. Benteng Marlborough bagaikan ‘permata sejarah’ yang menyatukan kenangan manis dari dua bangsa yang berbeda dalam sebuah untaian kalung ‘kehormatan peradaban’-nya masing-masing. Benteng Marlborough adalah situs yang tiada boleh dilewatkan ketika wisatawan mengunjungi Bengkulu.

Senin, 07 November 2016

SEJARAH BERDIRINYA KOTA BENGKULU

Wilayah yang kini disebut Provinsi Bengkulu pada awalnya adalah wilayah dari beberapa kerajaan kecil. Beberapa kerajaan yang pernah berdiri diwilayah ini antara lain Kerajaan Sungai Serut, Kerajaan Selebar, Kerajaan Pat Petulai, Kerajaan Balai Buntar, Kerajaan Sungai Lemau, Kerajaan Sekiris, Kerajaan Gedung Agung dan Kerajaan Marau Riang yang pada hakekatnya merupakan negara-negara suku.

Tahun 1685-1824 wilayah Bengkulu termasuk dalam salah satu wilayah yang berada dalam pendudukan penjajah Inggris. Pada tahun 1685 Ralp Ord dan William Cowley memimpin ekspedisi untuk membuka kembali perusahaan pembelian lada dari Banten, yang dialihkan ke Bengkulu. Traktat itu mengizinkan Inggris untuk mendirikan benteng dan berbagai gedung. Benteng York didirikan tahun 1685 di sekitar muara Sungan Serut.

Pada tahun 1713 didirikan lagi sebuah benteng yang lebih besar, tebal, dan kuat yang selanjutnya dinamai Fort Malborough. Pembangunan Benteng ini rampung pada tahun 1719. Benteng Malborough tersebut dilengkapi dengan 71 buah meriam, untuk membuatnya benar-benar menjadi sebuah benteng yang kuat sebagai basis pertahanan. Tetapi sepanjang penjajahan, rakyat Bengkulu senantiasa mengadakan perlawanan.

Pada masa penjajahan Belanda (1824-1942) dilaksanakan cultur stelsel tanaman kopi, kerja rodi, pungutan pajak, eksploitasi tambang emas di rejang lebong, dan diadakan perbedaan klas antara pribumi, eropa dan cina. Bengkulu juga pernah dijadikan pemerintah Penjajahan Belanda sebagai tempat pengasinga Ir. Soekarno pada masa perang perjuangan merebut kemerdekaan.

Setelah proklamasi kemerdekaan 1945 seluruh wilayah kerajaan yang ada di daerah ini diubah statusnya menjadi Karesidenan dalam lingkup administratif Provinsi Sumatera Selatan, sebelum akhirnya berubah dijadikan provinsi sendiri pada tanggal 18 November 1968. Propinsi / Daerah Tingkat I Bengkulu menjadi propinsi ke-26 dari 27 Provinsi se-Indonesia saat itu.

Di Provinsi Bengkulu terdapat banyak objek wisata alam seperti Pantai Panjang, Taman Nasional Kerinci Sebelat, Hutan Lindung Liku-Sembilan yang merupakan habitat Bunga ’RafflesiaArnoldi’, Gunung Berapi ’Bukit Kaba’, Kawasan Perkebunan Teh ’Kabawetan’, Kawasan Air Terjun Sembilan Tingkat, Kawasan Carag Alam ’Danau Dendam Tak Sudah sebagai habitat plasma nuftah ’Anggrek Vanda’ dan sebagainya.

Provinsi Bengkulu juga memiliki berbagai aset wisata sejarah seperti Situs Fort York, situs Fort Malborough, Rumah kediaman Gebernur Raffles, Kawasan Kampung Cina, rumah kediaman Bung Karno pada saat pengasingan yang saat ini telah mengalami pengembangan menjadi Kawasan Persada Bung Karno, Monumen Thomas Parr, Tugu Hamilton, Komplek Makam Inggris, Situs makam pejuang Sentot Alibasyah, Situs Mesjid Jamik dan sebagainya.

Pembentukan Pemerintahan Provinsi Bengkulu.

Keresidenan Bengkulu pada awalnya adalah salah satu keresidenan di bawah Provinsi Sumatera Selatan. Keresidengan Bengkulu adalah keresidenan kedua setelah Keresidenan Lampung yang memisahkan diri dari Provinsi Smatera Selatan. Sebagai keresidenan, wilayah ini menjadi wilyah administrasi dalam sistem dekonsentrasi dari Pemerintah Pusat melalui Provinsi Sumatera Selatan. Setelah menjadi Provinsi wilayah ini menjadi daerah otonom yang berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri.

Perjuangan untuk menjadikan Keresidenan Bengkulu menjadi Provinsi Bengkulu pada awalnya merupakan sebuah gerakan moral yang melibatkan partai-partai dan organisasi-organisasi, para tokoh dan pimpinan daerah di Bengkulu dan di Jakarta, Residen dan para Bupati dan Walikota serta para pejabat dari instansi militer (Kodim) pada masa itu.

Gerakan ini dimulai pada tahun 1962 yang dipimpin oleh Panitia Persiapan Daerah tingkat I Bengkulu yang mengirimkan tidak kurang dari sepuluh kali delegasi ke Pemerintah Pusat dan DPR. Di Jakarta dibentuk Panitia Pembentukan Provinsi Bengkulu. Keikutsertaan para tokoh-tokoh nasional asal Bengkulu di Jakarta seperti Prof. Dr. Mr. Hazairin (Pejabat Tinggi Departemen Kehakiman dan Pakar Hukum Adat Terkemuka , Ibu Fatmawati Soekarno, Wahab Affan, H. Hasanudin, Letkol Alamsyah Hasan, SH, Hanan Gilik SH, Ir. Safuan Gatam dan lain-lain menambah besar arti perjuangan ini.

Perjuangan ini disambut baik di tingkat Provinsi Sumatera Selatan maupun di Tingkat Pemerintahan Pusat. Dari pihak legislatif (DPRD GR) Provinsi Sumatera Selatan menyatakan persetujuan dengan Surat Keputusan Nomor : 20 DPRD GR/1965 tanggal 27 November 1965 junto Surat Keputusan Nomor : 12 DPRD GR – SS/1967 tanggal 8 Mei 1967.

Dari pihak eksekutif, semua pejabat pimpinan Provinsi Sumatera Selatan telah melayani tuntutan Bengkulu untuk menjadi sebuah Provinsi dengan segala kebijaksanaan, mulai dari Gubernur H. A. Bastari sewaktu berkunjung ke Bengkulu Gubernur Tahun 1962, Gubernur H. A. Y. Bustomi tahun 1965 – 1966 yang memberikan surat pernyataan persetujuan sebagai pengantar untuk delegasi menghadap ke Departemen Dalam Negeri, Pjs. Gubernur M. Ali Amin, SH tahun 1966 – 1967 yang memberikan bantuan dalam rangka persiapan pembentukan Provinsi Bengkulu, dan Gubernur H. Ansawi Mangkualam tahun 1968 yang melakukan penyerahan pemerintahan formil dan materil atas Provinsi Bengkulu. Dari Pemerintah Pusat telah mengirimkan ’Team Fact Finding’ dan Komisi B DPR GR pada Bulan Mei 1967.

Demikianlah,setelah perjuangan lebih dari enam tahun, tuntutan pembentukan Provinsi Bengkulu berhasil terwujud dengan dikeluarkannya : Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1967 tentang Pembentukan Provinsi Bengkulu pada tanggal 12 September 1967 yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1968 pada tanggal 5 Juli 1968 tentang Berlakunya Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1967 dan Pelaksanaan Pemerintahan di Provinsi Bengkulu. Peresmian Provinsi Bengkulu dilakukan oleh Direktur Jenderal Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah, Mayor Jenderal Sunandar Priyosudarmo pada tanggal 18 November 1968.

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor : 43/M tanggal 4 November 1968 maka diangkatlah M. Ali amin, SH sebagai penguasa yang melaksanakan Pemerintahan Provinsi Bengkulu dengan gelar Pejabat Gubernur. Dengan demikian M. Ali amin, SH merupakan Pejabat Gubernur pertama di Provinsi Bengkulu. Setelah itu secara berturut-turut Provinsi Bengkulu yang berjulukan ’Bumi Raflesia’ ini dipimpin oleh Gubernur : Khalik, Drs. Suprapto, Drs. Razie Yahya, Drs. Adjis Ahmad, Hasan Zen, SH, Seman Wijoyo, dan Agusrin M. Najamudin, ST. Gubernur Agusrin M. Najamudin, ST bahkan pernah menyandang predikat Gubernur termuda se-Indonesia setelah beliau dengan semangat ’perubahan’-nya telah didaulat mengemban amanat untuk menjadi Gubernur Provinsi Bengkulu pada usia 36 Tahun.

Disarikan dan disesuaikan, dari buku : Kesan-kesan dalam kehidupan dan Dalam Berkarya; dari : H. M. Ali Amin, SH – Pengalaman Seorang Pegawai Tiga Zaman.


PROPINSI TERDIRI DARI 9 KABUPATEN DAN 1 KOTA MADIYA

Kabupaten Kaur Ibukota Bintuhan , Kabupaten Bengkulu Selatan Ibukota Manna , Kabupaten Seluma Ibukota Tais , Kabupaten Kepahyang Ibukota Kepahyang , Kabupaten Rejang Lebong Ibukota Curup ,Kabupaten Lebong Ibukota Muara Aman , Kabupaten Bengkulu Tengah Ibukota Talang empat , Kabupaten Bengkulu Utara Ibukota Argamakmur , Kabupaten Muko Muko Ibukota Muko Muko , Kotamadya Bengkulu Ibukota Kota Bengkulu.

Objek Wisata Kota Bengkulu
Selain Memiliki Kekayaan alam yang berlimpah, Propinsi Bengkulu juga memiliki beragam kekayaan budaya dan sederet Daftar objek wisata alam yang tak kalah menarik dengan berbagai wilayah provinsi lainnya di indonesia, sebut saja salah satunya adalah Lebong Tandai yang ada di Kab. Bengkulu Utara (Penyumbang Emas Monas), Pantai Panjang yang terkenal dengan Pasirnya yang bersih bak Mutiara, Benteng Fort Marlborough dan banyak lagi objek wisata Bengkulu menarik lainnya.

Referensi:
http://tembangringit.blogspot.com/2009/07/sejarah-kota-bengkulu.html